Rangers Bangkit atas Celtic, Tekanan Semakin Berat untuk Wilfried Nancy!

Bagikan

Celtic memulai pertandingan melawan Rangers di Parkhead dengan optimisme tinggi, didukung oleh para penggemar yang berharap tim bisa kembali ke jalur kemenangan. Pada menit ke-20, Yang Hyun-jun mencetak gol solo spektakuler, menembus lini pertahanan Rangers dan membawa Celtic unggul 1-0. Gol ini sempat memberikan harapan bagi Wilfried Nancy, yang tengah menghadapi tekanan besar setelah hanya meraih dua kemenangan dari tujuh laga terakhir.

Rangers-Bangkit-atas-Celtic,-Tekanan-Semakin-Berat-untuk-Wilfried-Nancy!'

Namun meski awalnya mendominasi, Celtic gagal memanfaatkan peluang lain. Sundulan Auston Trusty dari sepak pojok Luke McCowan hampir membuka gol kedua, tetapi bola melebar. Selain itu, upaya Johnny Kenny dari umpan Daizen Maeda masih bisa diantisipasi kiper Jack Butland. Tekanan Rangers mulai terasa saat kiper Kasper Schmeichel melakukan beberapa penyelamatan penting, menahan tendangan lob Djeidi Gassama dan ancaman lain dari lini depan tim tamu.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Para pendukung Celtic sempat optimis, tetapi ketidakmampuan tim mencetak gol tambahan membuat tekanan terhadap Nancy semakin besar. Suasana menjadi tegang menjelang babak kedua, ketika Rangers mulai menemukan ritme permainan mereka.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kebangkitan Dramatis Rangers di Babak Kedua

Rangers membalas dengan cepat pada menit ke-59 ketika Youssef Chermiti mencuri bola dari bek Celtic, Anthony Ralston, dan berlari menyusuri sisi kiri sebelum menaklukkan Schmeichel dengan tembakan keras. Gol ini mengubah momentum pertandingan secara dramatis.

Beberapa menit kemudian, Mikey Moore menambahkan gol ketiga dengan memanfaatkan umpan dari Djeidi Gassama, membuat Celtic tercengang. Pergantian pemain oleh Rangers, termasuk masuknya Mohamed Diomande dan Julian Araujo, berhasil menambah kreativitas lini tengah dan pertahanan, memperkuat dominasi mereka atas tim tuan rumah.

Kebangkitan cepat Rangers menegaskan bahwa tim asal Glasgow ini mampu memanfaatkan kelemahan Celtic, sementara para pemain Celtic kesulitan menembus lini pertahanan lawan. Hal ini semakin menekan Wilfried Nancy, yang kini menghadapi kritik keras dari pendukung sendiri.

Baca Juga: Marc Dos Santos Resmi Ditunjuk Menjadi Pelatih Kepala LAFC!

Tekanan Terhadap Pelatih Celtic Meningkat

Tekanan-Terhadap-Pelatih-Celtic-Meningkat

Kekalahan ini memperlihatkan kerentanan serius tim Celtic. Para penggemar yang kecewa terus meneriakkan nyanyian protes, menuntut manajemen klub bertindak terhadap performa tim yang buruk. Nancy, mantan pelatih Columbus Crew, tampaknya berada di ambang pemecatan setelah rentetan hasil mengecewakan.

Manajemen klub menghadapi dilema besar: memberi Nancy lebih banyak waktu atau mencari pelatih baru. Tekanan publik semakin berat, terutama setelah Rangers berhasil menyamai poin Celtic di klasemen dan menunjukkan konsistensi yang lebih tinggi.

Pelajaran dari Old Firm dan Tantangan ke Depan

Kekalahan ini menjadi peringatan bagi Celtic untuk memperbaiki performa secara menyeluruh. Lini belakang yang rapuh, ketidakmampuan memanfaatkan peluang, dan tekanan psikologis dari pendukung menjadi faktor utama yang harus diatasi.

Bagi Rangers, kemenangan ini memperkuat posisi mereka di liga dan menunjukkan bahwa strategi serta pergantian pemain yang tepat mampu membalikkan keadaan. Tim asuhan Danny Rohl kini menyamai poin Celtic dan menegaskan diri sebagai pesaing serius dalam kompetisi papan atas Skotlandia.

Old Firm kali ini menegaskan bahwa di sepak bola Skotlandia, momentum dan tekanan psikologis dapat menjadi penentu kemenangan. Ini sekaligus menempatkan Wilfried Nancy dalam situasi yang sangat sulit. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballcowboysstore.us.